Jumat, 01 November 2013

Program Pengulangan dalam c++


Program Pengulangan ( for) dalam c++

PENGULANGAN

        Pengulangan,yaitu proses yang melakukan statemen-statemen dalam sebuah program secara terus-menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Struktur pengulangan akan sangat membantu dlam efisiensi program.Biasanya kita ketahui jika kita ingin melakukan pengulangan secara manual kita menggunakan cout yang berulang-ulang tetapi dsini kita cukup menggunakan for,maka dengan sendirinya akan mengulang variabel-variabel yang kita ingin ulang. Menggunakan cout jika ditinjau dari hasilnya,secara program memang benar tetapi secara algoritma hal tersebut jelas salah karena tidak efisien. Baik  dilihat dari segi waktu maupun besarnya programyang dihasilkan. Mungkin untuk sepuluh kali pengulangan kita belum melihat bahwa program tersebut tidak efisien, namun bagaimana jika kita ingin menampilkan teks  sebanyak 500 atau bahkan 1000 kali?jika kita menggunakan cout tentu waktu dan tenaga kita akan terbuang sia-sia. Maka dari itu, dalam menghadapi kasus-kasus seperti ini, kita harus menggunakan struktur pengulangan.
                Namun untuk melakukan pengulangan statemen,tentunya kita harus mengenal dengan baik aturan-aturan yang terdapat didalamnya sehingga kita dapat terhindaar daari kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan. Dalam bahasa C++ terdapat tiga buah jenis struktur pengulangan yaitu struktur FOR, struktur WHILE dan struktur DO WHILE.
PENGULANGAN FOR
                Struktur pengulangan jenis ini digunakan untuk melakukan pengulangan yang telah diketahui banyaknya. Jenis ini merupakan jenis struktur pengulangan yang paling mudah dipahami. Untuk melakukan pengulangan dengan menggunakan struktur ini, kita harus memiliki sebuah variable sebagai indeksnya. Namun perlu sekali untuk diperhatikan bahwa tipe data dari variable yang akan digunakan sebagai indeks ahruslah tipe data yang mempunyai urutan yang teratur, misalnya tipe data interger (0,1,2,3….) atau char(‘a’,’b’,’c’…).
                Sebagai catatan bahwa jika kita melakukan pengulangan yang sifatnya menaik maka nilai awal dari variable yang kita definisikan  haruslah lebih kecil dari nilai akhir yang dituliskan dlam kondisi (ekspresi). Sebaliknya, jika kita ingin melakukan pengulangan yang sifatnya menurun maka nilai awal harus kebih besar dari nilai akhir.
Berikut ini contoh program yang menunjukan pengulangan dengan menggunakan struktur For. Program akan dituli dalam dua tipe, yaitu tipe menaik dan menurun.
    Dalam bahasa C tersedia suatu fasilitas yang digunakan untuk melakukan proses yang berulangulang sebanyak keinginan kita. Misalnya saja, bila kita ingin menginput dan mencetak bilangan dari 1 sampai 100 bahkan 1000, tentunya kita akan merasa kesulitan. Namun dengan struktur perulangan proses, kita tidak perlu menuliskan perintah sampai 100 atau 1000 kali, cukup dengan beberapa perintah saja. Struktur perulangan dalam bahasa C mempunyai bentuk yang bermacam-macam.

A.      Pengulangan yang sifatnya menaik

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#inclusde<stdio.h>
Main(){
Int c;
For (c=0; c<10; c++)
{Cout<<”Saya sangat menyukai c++”<<endl;
}
Getch();
}

B.      Pengulangan yang sifatnya menurun
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<stdio.h>
Main()
{
Int c;
For (c=10; c>0; c-->){
Cout<<”saya sangat menyukai c++”<<endl;
}
Getch();

STRUKTUR FOR BERSARANG(NESTED FOR)
                Sama halnya seperti pada percabangan, pada struktur pengulangan  dapat juga diterapkan pengulangan bersarang. Pada bagian ini hanya akan diterangkan pengulangan bersarang dengan menggunakan struktur for. Konsepnya sangat sederhana, yaitu dalam sebuah pengulangan terdapat pengulangan yang lainnya.
    Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana. Bentuk umum perulangan for adalah sebagai berikut :
for( Inisialisasi ; Kondisi ; Counter )
{
     Statementl;
     Statement2;
}
Statement3;

Keterangan :
Inisialisasi : Pernyataan untuk menyatakan keadaan awal dari variabel kontrol.
Kondisi : Ekspresi relasi yang menyatakan kondisi untuk keluar dari perulangan. 
Counter : Pengatur perubahan nilai variabel kontrol.

Contoh Program Perulangan For 1
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
    int x;
    for(x = 1; x<= 10; x++)
    {
        printf("Belajar C/C++\n", x);
    }
    getch();
}

Outputnya sama seperti diatas pada perulangan While 1.
Contoh Program Perulangan For 2
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main()
{
    int i,x;
    for(i=1; i<=5; i++)
    {
        for(x=1; x<=i; x++)
        {
            printf("%3i",x);
        }
        printf("\n");
    }
    getch();
}

Outputnya sama seperti diatas pada perulangan While 2.
Contoh Program Perulangan For 3
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main()
{
    float r,i,x,t=0;
    int y;
    for(y = 1; y <= 3; y++)
        for(i = 0; i <= 2; i++)
        {
            printf("Entry bilangan %i : ",y);scanf("%f",&x);
            t = t + x;
            y = y + 1;
        }
        printf("\n Total : %.2f",t);
        r = t / i;
        printf("\n Rata rata : %.2f",r);
        getch();
}

ketika program pertama kali dijalankan program meminta 3 inputan.


STRUKTUR WHILE
                Struktur pengulangan jenis ini adalah pengulangan yang melakukan pengecekan kondisi di awal blok struktur. Kita tahu bahwa pengulangan hanya akan dilakukan jika kondisi yang didefinisikan di dalamnya terpenuhi (bernilai benar). Hal ini berarti jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah) maka statemen-statemen yang terdapat dalam blok pengulanganpun tidaka kan pernah dieksekusi oleh program. Namun perlu sekali diperhatikan bahwa untuk melakukan pengulangan dengan menggunakan struktur while, Kita harus berhati-hati dalam menentukan inisialisasi  awal dan memanipulasi nilai tersebut supaya pengulangan akan berhasil sesuai yang diinginkan. Struktur  pengulangan while juga dapat melakukanpengulangan yang sifatnya menurun.
    Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui. Proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai benar (true) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah. Ekspresi Umum :
for( awal ; kondisi ; counter )
{
     Statementl;
     Statement2;
}
Statement3;

Contoh Program Perulangan While 1
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main(){
    int x;
    x = 1; /* awal variabel */
    while (x <= 10) /* Batas akhir perulangan */
    {
        printf(" Belajar C/C++\n", x);
        x++; /* variabel x ditambah dengan 1 */
    }
    getch();
}

Outputnya seperti gambar dibawah ini



Pada perulangan while di atas, proses atau perintah mencetak kata-kata “Belajar C/C++” akan terus dilakukan selama variabel x masih kurang atau sama dengan 10. Setiap kali melakukan perulangan, nilai dari variabel x akan bertambah 1.

Contoh Program Perulangan While 2
#include <stdio.h>
#include<conio.h>
int main()
{
    int i=1,x;
    while(i<=5)
    {
        x=1;
        while(x<=i)
        {
            printf("%3i",x);
            x=x+1;
        }
        printf("\n");
        i=i+1;
    }
    getch();
}


2 komentar: